Bilal Frank Ribery : Islam Membuat Saya Kuat !

Pemain terbaik di dunia pada tahun 2013 , pemain Bayern Munich asal Perancis dan beragama Islam ,  Bilal Franck Ribery telah berkata jujur  bahwa Islam telah menguatkannya , membuatnya menjadi pemain yang lebih bertanggung jawab dan menjadi pria yang mencintai keluarganya .

” Agama adalah hal pribadi saya . Saya beriman dan karena itu saya masuk Islam , saya pikir , saya telah menjadi lebih kuat , saya menjadi lebih kuat secara mental dan fisik , ” kata Ribery kepada Buletin Dunia pada hari Sabtu, 26 Oktober.

” Agama tidak mengubah kepribadian saya atau persepsi saya tentang dunia , ” tegasnya .

Gelandang Bayern Munich itu  telah memeluk Islam pada tahun 2006 setelah menikahi seorang wanita Muslim asal Maroko .

Meskipun ia jarang berbicara tentang iman , Ribery baru-baru ini mengatakan kepada majalah Le Paris  bahwa ia merasa “tenang ” bersama dengan Islam .

Ribery berusia 30 tahun dinobatkan sebagai pemain terbaik di Eropa pada musim 2012/13 Agustus lalu , mengalahkan  Lionel Messi dan pemain Real Madrid Cristiano Ronaldo .

Dia adalah unggul atas para pesaingnya Lionel Messi dan pemain Real Madrid Cristiano Ronaldo , untuk memenangkan Ballon d’Or pada 13 Januari 2014.

” Saya memiliki lebih banyak pengalaman sekarang . Saya memenangkan Liga Champions , dan kini Piala Dunia adalah incaran  bagi saya . Itu adalah mimpi saya , ” katanya .

Ia juga memuji kemenangan bersejarah negeri  Bosnia and Herzegovina setelah berhasil masuk dalam  putaran final Piala Dunia .

” Perwakilan Bosnia pantas untuk hadir  di Piala Dunia . “

Kini ia menjadi  panutan bagi kaum muda  Muslim Perancis , pemain sepak bola Franck Ribery membuka bar bebas alkohol dan hanya menyediakan  jus buah sejak tahun lalu .

Setelah menemukan Islam, pemain sepak bola terkenal di dunia itu mengatakan , dengan Islam bukan hanya  menemukan jati dirinya , tetapi juga ia mampu membuat orang lain bahagia.

” Saya sadar bahwa hidup terdiri berasal dari hal-hal kecil . Itu sebabnya saya selalu hormat ketika ada seseorang yang menyapa saya di jalan .

” Saya berbicara dengan banyak orang . Misi saya adalah untuk membuat orang bahagia . “

Ribery menyatakan rasa syukurnya kepada ayahnya dan Wahiba Belhami , istrinya asal Aljazair , mereka semua  adalah alasan mengapa ia masuk Islam . Dia menambahkan bahwa keluarganya mengajarkan dia untuk menghormati orang .

” Ayah saya bekerja banyak untuk kita . Dia mendidik saya sebagai karakter pemenang , mengajari saya untuk mengatasi saat-saat sulit dalam hidup ,  . Dia mengajarkan saya untuk tetap ‘ Mendarat ‘ di setiap saat dalam kehidupan .

” Itu sebabnya , hari ini saya mencoba untuk menikmati setiap saat , di setiap pelatihan , dalam setiap pertandingan . Saya ingin membuat orang bahagia.

” Saya pernah bekerja di konstruksi bangunan dengan ayah saya untuk mencari nafkah . Saya ingin selalu bermain sepak bola ketika saya masih kecil , dan bahkan waktu itu saya berfikir  sepakbola  menjadi lebih penting daripada sekolah  ,  karena saya sadar saya akan  mendapatkan keuntungan dari itu .

” Padahal, aku  belum bermimpi bahwa saya dapat membuat karir besar seperti . Aku berpikir aku bisa bermain di liga utama atau liga sekunder dan sama sekali belum pernah berpikir berada di tingkat tertinggi . Aku punya dukungan besar dari ayah dan istri saya dan itu sangat  membantu saya . ” (OI.net/Dz)

Recommended For You

Balasan Kebaikan Adalah Kebaikan

BUAH KEBAIKAN Pada suatu hari ada seorang pemabuk yang mengundang sekelompok sahabatnya. Mereka pun duduk, kemudian si pemabuk memanggil budaknya, lalu ia menyerahkan empat dirham kepada pembantunya dan menyuruhnya agar membeli buah-buahan untuk teman-temannya tersebut. Di tengah-tengah perjalanan, ...

Fenomena Isteri - Isteri Zaman Sekarang

Saat ini banyak lelaki yang mengatakan betapa susahnya mencari pasangan hidup yang sesuai dengan kriteria syariat. Apalagi di kota-kota besar di mana pergaulan anak-anak perempuan begitu bebas. Belum lagi pengaruh budaya impor dari Barat yang masuk melalui televisi yang kemudian ditiru menjadi gaya ...