Hamas menyerukan Fatah untuk menerapkan kesepakatan rekonsiliasi

Gerakan Islam Palestina Hamas telah menyeru gerakan sekuler Fatah untuk mengirim delegasi ke Jalur Gaza guna menyelesaikan pelaksanaan kesepakatan rekonsiliasi yang dicapai pada bulan April antara kedua gerakan, Palestine Online melaporkan, seperti dilansir MEMO pada Rabu (3/9/2014).

Mengutip siaran pers, outlet berita tersebut mengungkapkan juru bicara Hamas Sami Abu-Zuhri mengatakan, “Hamas menyerukan kepada Fatah untuk memprioritaskan kepentingan nasional dan mempertahankan kemenangan yang [kelompok] perlawanan Palestina telah capai di Jalur Gaza.”

Dia melanjutkan, “Kami menyerukan Fatah untuk menghentikan perang propaganda yang tidak dibenarkan yang dilancarkan terhadap Hamas. Kami juga meminta untuk mengirim delegasi para pemimpinnya ke Jalur [Gaza] untuk menyelesaikan pelaksanaan kesepakatan rekonsiliasi dan menyelesaikan masalah apapun yang beredar.”

Komite Pusat Fatah memutuskan pada Senin (1/9) untuk membentuk delegasi lima anggotanya untuk melanjutkan pembicaraan dengan Hamas guna membahas nasib pemerintah persatuan. Pemimpin senior Fatah Amin Maqboul melaporkan pemberitaan tersebut.

Sebelumnya, pada Sabtu (30/8), Fatah dilaporkan menuduh Hamas melakukan kejahatan terhadap anggotanya di Gaza, mengatakan bahwa mereka menghambat rekonsiliasi nasional dan pemerintah persatuan.

Dalam pernyataan itu, Fatah menuduh Hamas menembak anggotanya, menyiksa mereka dan menempatkan lebih dari 300 dari mereka di bawah tahanan rumah selama perang. Langkah-langkah seperti itu, bagaimanapun, hanya dilakukan Hamas terhadap mereka yang dianggap berkhianat dan bekerja sama dengan penjajah “Israel”.

Recommended For You

Mukminah Paling Bahagia

Duhai wanita yang bersedih!! Tidak ada yang paling bahagia selain orang-orang yang beriman kepada Allah. Mereka berada di bawah naungan cahaya Allah, senantiasa intropeksi diri, melaksanakan perintah Allah, dan menjauhi segala larangan-Nya. Perhatikanlah sifat mereka dalam Al Quran:   “B ...

Kepada Siapa Engkau Marah?

Al Kisah, Imam Syaqiq Al Balkhi membeli buah semangka untuk istrinya. ketika dimakan ternyata buah semangka tersebut terasa hambar. Sang istri pun marah. Imam Syaqiq menanggapi amarah istrinya sambil bertanya dengan halus: “Kepada siapa engkau marah? Kepada pedagang buah? Kepada pembelinya? K ...