Kisah Nabi Dzulkifli as

Dzulkifli(bahasa Arab: ذو الكفل, Dhū'l-Kifl) (sekitar 1500-1425 SM) adalah salah satu nabi dalam ajaran Islam yang diutus kepada kaum Amoria di Damaskus. Ia diangkat menjadi nabi pada tahun 1460 SM dan diutus untuk mengajarkan tauhid kepada kaumnya yang menyembah berhala supaya menyembah Tuhan Yang Maha Esa, taat beribadah, dan membayar zakat. Ia memiliki 2 orang anak dan meninggal ketika berusia 95 tahun di Damaskus Syiria. Namanya disebutkan sebanyak 2 kali di dalam Al-Quran.
 
Beberapa umat muslim masih mempertanyakan statusnya sebagai nabi. Tetapi ada juga sejumlah umat muslim yang percaya bahwa ia adalah orang beriman dan penyabar yang disebutkan dalam Al-Qur'an namun bukan seorang nabi
 
Al Qur'an tidak mengisahkan riwayat Nabi Dzulkifli dan kepada siapa ia diutus. Ahli Tarikh hanya menyebutkan bahwa beliau putra Ayub. Allah SWT menamakan Dzulkifli karena ia selalu melaksanakan beberapa perbuatan baik yang dibebankan kepadanya. Didalam surat Al Anbiyaa' ayat 85-86 dijelaskan "Ismail, Idris dan Dzulkifli, termasuk orang-orang yang sabar. Kami masukkan mereka dalam rahmat kami. Sesungguhnya mereka adalah termasuk orang-orang yang saleh".

Termasuk salah seorang nabi yang saleh, di mana ia melakukan 100 kali salat dalam satu hari. Konon ceritanya dia mendapat tugas mengadili kaumnya secara adil dan mengurusi mereka dengan baik, tugas itu pun dilakukan. Karena itu ia dinamakan Dzulkifli (yang dibebani tugas).

Recommended For You

Kader PKS : Sangat Sakit dan Perih Para Petinggi PKS dipanggil KPK

KPK telah memanggil Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin, dan Presiden Partai Anis Matta  sebagai saksi untuk kasus Luthfi Hasan Ishaaq. Bagaimana tanggapan DPP PKS? “Bagi kami, ustad Anis Matta, ustad Hilmi Aminuddin, itu bukan cuma pimpinan partai, tapi juga guru kami yang mengajark ...

Dewi Sandra: Menentang Poligami Berarti Menentang Ketentuan Allah Swt

Aktris sekaligus penyanyi cantik Dewi Sandra sempat heran dan bertanya-tanya bagaimana bisa pasangan suami-istri menjalani praktik poligami dengan baik. “Saya juga awalnya bertanya, ‘kok bisa (poligami)?’ Ternyata memang bisa,” ujar Dewi ketika ditemui di kawasan Kebon Jeruk ...