Mengapa Harus Sedih

Mengapa manusia bersedih dan murung? Sedang dirinya menyadari bahwa segala sesuatu sudah ditentukan terjadi dan tidak bisa ditolak lagi. Semua yang terjadi sudah ditentukan. Ridha atau tidak.

Adakah orang yang dapat menolak ketentuan yang sudah ditentukan? Apakah engkau bersedih karena jabatan yang tinggi? Atau bersedih karena banyak kehilangan? Bagaimana kalau Anda disuruh memilih antara harta yang banyak atau jiwa yang ridha penuh senyum? Apa yang akan anda pilih?

Tidak ada pilihan lain, Anda tentu memilih yang akhir. Setidaknya engkau menjawab, “Apa faedah harta yang banyak sedangkan dirimu muram dan sedih? Atau apa faedah jabatan tinggi sedangkan jiwa Anda tertekan?

Seseorang akan di uji dengan anak, hartanya, atau dirinya sendiri. Dengan demikian ia akan berkeluh kesah, tercengang, kesulitan, dan sengsara. Air matanya tidak pernah kering, dan tidak merasa tenang. Bukankah ini tanda dari lemahnya iman, dan tidak yakin akan adanya kemudahan disisi Allah yang diturunkan ketika musibah semakin besar. Ketika mata tidak kuat memandanganya lagi, akal tidak dapat membayangkannya, dan tidak ada lagi jalan keluar. Ketauhilah, setiap kesulitan disertai kemudahan. Setiap kesulitan disertai kemudahan.
***

Recommended For You

Keutamaan Puasa di Bulan Ramadhan Berdasarkan Sunnah dan Hadits

Melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan salah satunya adalah berpuasa tentu kita ketahui puasa hukumnya wajib bagi umat muslim, tetapi kita terkadang melupakan keutamaan berpuasa. mari kita simak keutamaan - keutamaan berpuasa di bulan Ramadhan.    Dari Abu Huraira ...

Kisah Nabi Ayub as

Ayub (Bahasa Arab أيوب) (sekitar 1540-1420 SM) adalah seorang nabi yang ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil dan Kaum Amoria (Aramin) di Haran, Syam. Ia diangkat menjadi nabi pada tahun 1500 SM dan Namanya disebutkan sebanyak 4 kali di dalam Al-Quran. Ia me ...